Saturday, June 22, 2019

Apakah PSU / Power Supply Perlu Menggunakan Stabilizer atau UPS?

Banyak dari kalian bertanya-tanya dan masih bingung apakah sebuah PSU Power Supply yang ada di PC perlu di tambahkan Stabilizer untuk melindungi si PSU itu sendiri dan komponen dalam PC dari ketidakstabilan maupun lonjakan arus? well jawabannya sebenarnya sederhana, yaitu TIDAK Perlu.

Tentu kalian yang khawatir PSU maupun komponen dalam PC kalian terjadi apa-apa karena ketidakstabilan tegangan pasti menggunakan PSU kualitas bagus kan dan sudah terdapat rating 80+?

Ya saya yakin kalian pasti menggunakan PSU dengan kualitas yang bagus apalagi sudah tersertifikasi 80+ dan jawabannya adalah tidak perlu malahan jika kalian menggunakan Stabilizer untuk menstabilkan arus hal ini terkadang akan memperburuk keadaan PSU dan komponen dalam PC kalian, kenapa begitu?

Karena terkadang Stabilizer kualitas rendah mengalirkan Output yang tidak sesuai dengan apa yang dapat di kerjakan atau terima oleh si PSU sehingga akan memperburuk keadaan, toh buat apa pakai stabilizer kalau PSU kalian bagus pasti mendapatkan fitur proteksi bernama " Active PFC " ataupun " Passive PFC " juga beberapa fitur proteksi lainnya.

Lalu apa fungsi atau kegunaan dari fitur Active PFC / Passive PFC yang tertanam dalam PSU?

Active PFC atau Active Power Factor Correction adalah fitur yang berfungsi sebagai pengatur daya yang masuk agar lebih efisien dan juga pengkoreksian alias pengatur tegangan yang mengalir ke dalam PSU itu sendiri agar tetap Stabil, fitur Active PFC ini biasanya ada pada PSU dengan kualitas bagus yang pasti harganya tidak murahan.

Passive PFC atau Passive Power Factor Correction hampir sama dengan Active PFC secara fungsi tetapi kurang efisien dan ampuh di bandingkan dengan Active PFC karena Passive PFC masih menggunakan metode pengaturan manual untuk penstabilan daya yang masuk dan rentan terhadap guncangan, nah inilah yang membuat Passive PFC memiliki harga jauh lebih murah.

Sebelum melanjutkan ke dalam kesimpulan kalian perlu mengetahui terlebih dahulu apakah PSU kalain memiliki fitur PFC tersebut, lalu bagaiaman caranya? silahkan lihat spesifikasi PSU kalian yang tertera di bodi PSU itu sendiri atau di buku manual kalau tidak ada silahkan Googling model PSU kalian untuk mengetahui spesifikasinya.

Berikut contoh spesifikasi PSU dengan Active PFC




Nah sebagai tambahan kalau kalian takut PSU atau bahkan komponen dalam PC kalian terkena Overvoltage biasanya PSU dengan fitur Active PFC ini memberikan proteksi tambahan contoh saja :

> OVP atau OVP ( Under and Over Voltage Protections ), fitur ini dapat melindungi komponen PSU dan PC dari tegangan berlebih dan juga tegangan yang rendah.

> OCP ( Over Current Protection ), fitur ini memberikan perlindungan terhadap lonjakan arus besar yang tiba-tiba.

> OTP ( Over Temperature Protection ), fitur ini memberikan proteksi terhadap komponen dalam PSU sehingga terhindar dari panas berlebih yang bisa mengakibatkan PSU rusak karena hangus kepanasan.

> SCP ( Short-Circuit Protection ), fitur ini memberikan perlindungan terhadap listrik yang tiba-tiba mati atau turun.

> NLO ( No-Load Operation ), fitur ini berfungsi agar power supply dapat tetap berjalan meskipun tidak ada output yang di butuhkan, fitur proteksi ini lebih di kategorikan sebagai fitur tambahan saja.

Kesimpulannya, apa lagi yang harus di khawatirkan jika kalian menggunakan PSU kualitas bagus?

Untuk penggunaan UPS juga saya rasa tidak perlu tak terkecuali kalian ingin menyimpan daya sementara ketika tiba-tiba terjadi pemadaman arus.

Lalu bagaimana kalau menggunakan PSU yang abal-abal? jawabannya silahkan mengganti ke PSU dengan kualitas yang bagus agar tidak perlu menggunakan stabilizer dan lain segainya.

Oke bagaimana sudah cukup jelas? PSU saya sendiri pun sudah bertahun-tahun tanpa Stabilizer masih sehat dan komponen PC saya pun semuanya sehat walaupun sudah berumur lebih dari 3 tahun semenjak artikel ini saya tulis hehe..

Sekian postingan kali ini jika ada yang ingin di tanyakan atau sampaikan silahkan tinggalkan pada kolom komentar di bawah Terima Kasih!

Add Comments


EmoticonEmoticon